Gadgets
Now Reading
iPhone SE Review Indonesia
0
Review

iPhone SE Review Indonesia

by September 14, 2016
Positives

Harga Mid-End Performa High-End!
Kamera Belakang Bagus
4K Video
RAM 2GB
Compact
Desain Masih Terlihat Premium

Negatives

No SD Card Slots
1.2MP Front Camera

Rating
Our Rating
User Rating
Rate Here
Usability
9.0
7.1
Fun Factor
9.0
9.4
Quality
9.5
9.6
Playability
9.5
9.6
Materials
9.5
9.5
9.3
Our Rating
9.0
User Rating
4 ratings
You have rated this

INTRODUCTION

Apple, sebuah brand yang prestisius. Di satu sisi mereka menawarkan produk yang revoulusioner dan performa berkelas, di sisi lainnya produk mereka lekat dengan image mahal, mewah, dan bisa menaikkan derajat bagi yang memakai produknya.

Nah di sebuah event pada bulan maret kemarin, Apple melakukan announcing yang cukup mengagetkan gw. Bukan oleh jajaran produk barunya yang diperkenalkan, tapi oleh perubahan harga produk yang ditawarkan sekarang. Keliatannya sekarang harga produk Apple semakin rasional.

Di event tersebut mereka juga meluncurkan sebuah produk iPhone baru, yaitu iPhone SE, yang harga termurahnya $399 saja. Saat ini gw sedang cari pengganti Nexus 5 yang sudah gw pakai sekitar 2 tahunan, dan iPhone SE ini adalah salah satu kandidatnya. Berikut adalah review kami untuk iPhone SE.

iphone-se-2

DESAIN & LAYAR

Pertama kali gw pegang hp ini, kesan pertamanya adalah……kecil. Ya, smartphone ini terasa kecil. Mungkin karena gw sudah terbiasa memakai hp dengan layar 5 inchi. Tapi setelah gw nyalain hp ini dan ngetest sana sini, ternyata terasa sangat pas. Nggak berasa kekecilan. Mungkin karena efek dari ukuran icon-nya yang besar. Gw awalnya sering typo sewaktu mengetik, tapi mulai terbiasa setelah gw pakai beberapa jam.

Karena ukuran smartphone ini yang compact, sangat nyaman buat keluar masuk kantong celana. Terus sangat nyaman juga buat dioperasikan dengan satu tangan. Gw jadi cukup respect dengan pendapat Steve Jobs yang anti dengan hp bongsor. Sayangnya menurut gw kenyamanannya agak dirusak sama posisi tombol power yang diatas, jadi agak sedikit repot. Andai ditaro di posisi samping dimana biasa jempol gw berada.

Lalu karena terbiasa pake hp yang rada besar, nonton video di layar 4 inchi ini terasa agak kurang puas sih. Tetapi gw ada tablet, jadi nggak masalah. Layar yang punya kerapatan 326 ppi ini harus gw akui sangat bagus. Apple menyebutnya dengan istilah Retina Display. Perlu gw info-kan kalau itu hanya istilah marketing dari Apple untuk menyebut layarnya yang pake panel IPS, dan punya ppi yang cukup tinggi. Apple emang suka bikin istilah sendiri, mungkin biar keliatan ekslusif (seperti Sony, dan Steve Jobs dikatakan dulu sering mampir ke kantor penjualan Sony untuk mempelajari masalah pemasaran). Contoh lainnya kayak focus pixels, istilah yang digunakan untuk teknologi phase detection auto focus yang dipakai di perangkatnya.

Dari sisi desain, sama persis dengan desain iphone 5s. Gw awalnya bingung sama strategi apple, dimana mereka ngeluarin produk baru dengan desain lama. Kenapa nggak desain iPhone 6 dikecilin aja?

Tapi gini….Kalau kita liat misalnya samsung, mereka kalau ngeluarin produk mini untuk flagship mereka, desainnya pasti sama dengan ukuran yang dikecilin. Tetapi hardwarenya bisa jauh lebih inferior. Nah, iPhone SE ini kebalikannya. Desainnya lama, tapi hardware-nya bisa dkatakan setara sama flagship terbaru mereka. Jadi menurut gw Apple menghemat biaya R&D, dan imbasnya harga SE bisa diteken. Nah lo pilih yang mana? Klo gw sih pilih yang kayak iPhone SE ini.

HARDWARE

Di bagian hardware-nya, iPhone SE udah pake processor Apple A9 yang sama kayak di iPhone 6S. RAM-nya juga sama yaitu 2GB, yang menurut gw udah cukup banget buat mengoperasikan iOS.

iphone-se-13

Karena emang bener apa yang dikatakan banyak pengguna iOS, kalau performanya sangat smooth. Gw sepertinya nggak pernah ngerasain lag di hp ini. Walaupun ada animasi transisi disana sini, tapi iOS ini masih terasa ringan. Ok….gw adalah pengguna Nexus yang notabene sangat smooth juga. Jadi hal ini nggak sampe bikin gw terkagum-kagum sih. Walaupun emang kalau dibandingin side by side nih ya, iPhone terlihat agak lebih cepat. Tapi nggak terlalu signifikan sih, yang bisa sampe bikin hidup gw berubah.

Touch ID

Touch ID

Gw merasa Touch ID-nya cepet, walaupun katanya nggak secepet iPhone 6S yang udah pake touch ID versi baru. Personally gw lebih suka posisi dibelakang. Tapi hp ini sangat compact, jadi gampang banget diraih sama jempol gw.

Yang gw kurang suka tombol pengoperasian cuma satu, yaitu tombol home. Gw kurang tau apakah karena emang gw terbiasa pake android yang punya 3 tombol, atau karena tangan gw nggak terlalu gede. Jadi gini maksudnya….tombol back itu ada di kiri atas, dan walaupun hp ini compact, tapi gw agak kerepotan buat mencet tombol back. 

Andai Apple bikin tombolnya kayak hp Meizu. Touch untuk back dan diteken untuk home button. Tapi untuk sekarang sih sebetulnya ada solusinya, tinggal pake smart tempered glass ini….

*Gw dikasih tau ternyata untuk back bisa swipe dari pinggir layar. Ok, pas gw coba memang asik sih sistem back seperti ini tapi tidak sepenuhnya bekerja di semua Apps. Menurut gw masih lebih baik jika dibikin seperti tombol Meizu, dan rumornya di iPhone 7 Apple bakal menyematkan teknologi 3D Touch di tombol home-nya.

Assistive Touch

Assistive Touch

Ooh, gw juga agak heran pas perhatiin orang-orang yang memakai iPhone. Kenapa mereka suka banget nyalain Assistive Touch?? Padahal menurut gw mengganggu banget. Estetika-nya jadi buyar…Ada yang bilang biar tombol home-nya awet, soalnya banyak kasus yang rusak. Hhmmm…gw rada nggak percaya sih smartphone yang harganya nggak beda jauh sama harga motor tombol homenya cepet rusak….

GPU-nya juga sama kayak yang dipake di iPhonse 6S, PowerVR GT7600. Performa gamingnya nggak perlu diremehkan. Bagus banget!! jadi menurut gw walaupun harganya termasuk mid-end, tapi sebetulnya performanya udah masuk kategori high-end.

KAMERA

Kamera belakang 12 MegaPixels-nya nggak beda sama iPhone 6S. Auto Fokusnya pake phase detection atau dalam kamus Apple Focus Pixel, dan sebetulnya cepet sih…apalagi buat yang belum pernah cobain kamera Samsung Galaxy S7, Hehe….

Ada live photo, tapi nggk ada 3D touch. Jadi cara nge-previewnya ditahan. Hasil kameranya bagus, cukup tajem tapi nggak berlebihan….

Karena megapixelnya udah 12 Jadi kameranya udah bisa rekam 4K 30 fps. Sayang nggak ada OIS, tapi hasilnya masih ok kok…bisa timelapse yang hasilnya keren, lalu slow motion dengan pilihan 240fps resolusi 720p atau 120fps resolusi Full HD.

Sayang kamera depannya sama kayak iPhone 5S, jadi resolusinya cuma 1.2MP doang. Tapi masalah kualitas sih masih bagus lah.

OTHERS

Posisi speakernya dibawah dan suaranya bagus di outdoor, kondisi ramai juga masih lumayan terdengar. Kalau nggak salah, iPhone yang pertama kali bikin posisi speaker disini. Seperti yang sering gw bilang, gw nggak gitu suka posisi ini soalnya sering banget ketutup sama tangan. Anehnya di iPhone SE ini jarang banget ketutup sama tangan gw. Mungkin karena posisi speakernya yang disebelah kanan bawah. Nah, kecuali kalau dipegangnya dengan posisi speaker menghadap ke tangan kiri, bakal ketutup juga…..

Kapasitas baterainya sangat kecil. Cuma 1.600an mAh doang. Kalau di hp android harga 4 juta nih, dapet baterai sekecil ini bisa dibully abis-abisan!! Tapi gw agak kaget sih, ternyata nggak seburuk yang gw kira. Masih lumayan awet kok, cukup lah buat jam pergi sampe pulang ngantor. Lalu gw butuh waktu sekitar 2 jam buat ngecharge batre-nya.

CONCLUSION

Ok, jadi gw suka atau nggk sama iPhone SE ini? Apa gw bakal milih ini hp sebagai daily driver gw? Memang sebetulnya ada beberapa hal yang gw kurang sreg, kayak ketergantungannya sama iTunes. Dan Gw juga nggak pake ecosystem dari Apple.

iphone-se-10

Terus karena gw pengguna Android, gw sangat suka mengkostumisasi tampilan hp gw, dan itu nggak bisa dilakukan di hp ini karena closed source. Ok bisa sih…tapi harus di jailbreak. Bahkan, mau pake music yang dimau jadi ringtones pun agak ribet.

But..does it matter?? Karena memang udah terbayar sama OS yang enteng, performa yang mulus, dan kualitas kamera yang bagus. Dan kalau memang niat, gw juga bisa dengan gampang beradaptasi dengan hal-hal yang tadi gw permasalahin. Seperti masalah layar kecil…kalau diinget lagi, gw dulu pernah pake Sony Xperia X8, yang layarnya 3 inchi, cukup lama.

iphone-se-9

Sebetulnya secara overall sih gw cukup jatuh hati dengan hp ini. Kelihatannya cocok buat gw jadiin daily driver. Desainnya juga premium, dan untuk harga segini yang cukup masuk akal… kayaknya bisa bikin derajat gw naik juga…hehe…

Video Review iPhone SE bisa disaksikan disini:

 

What's your reaction?
Love It
0%
Interested
0%
Meh...
0%
What?
0%
Hate It
0%
Sad
0%
About The Author
Hendrik Gunawan
Saya adalah seorang penikmat film, dan juga sangat suka mengikuti perkembangan teknologi. Saya merasa melalui teknologi, kita bisa membuat dunia menjadi lebih baik.

Leave a Response

Usability
Fun Factor
Quality
Playability
Materials