Gadgets
Now Reading
Asus Zenfone 3 Laser: Smartphone Desain Premium dan Ram Besar di 3 jutaan
0

Asus Zenfone 3 Laser: Smartphone Desain Premium dan Ram Besar di 3 jutaan

by HengkyMarch 22, 2017

Di kuartal ketiga tahun 2016, Asus memperkenalkan lini terbaru Zenfone series mereka yaitu Zenfone 3. Kalau dilihat, Asus lebih memfokuskan marketing ke Zenfone 3 ZE520KL atau 552KL yang harganya diatas 4 juta. Sepertinya memang mereka ingin merebranding seri Zenfone dan keluar dari cap hp murah.

Tapi tenang….masih ada seri Zenfone 3 yang harganya dibawah 4 juta. Setelah kemarin ini saya mereview Zenfone 3 Max ZC520TL yang harganya 2 juta, ada lagi sebuah produk yang harganya persis dibawah ZE520KL yaitu Zenfone 3 Laser. 

DESAIN & LAYAR

Asus Zenfone 3 Laser ini punya body yang berbahan metal dan metalnya cukup kokoh. Lalu ada aksen chrome metal yang memang membuat body belakangnya ini terlihat cantik. Tombol power dan volume-nya juga elegan khas Asus Zenfone.

 

Bagian depannya menggunakan kaca 2.5D dan bentuknya mirip dengan Zenfone 3 Max yang saya review sebelumnya, tanpa ada tulisan Asus di dagunya. Tombolnya bukan On-Screen, tapi kapasitif tanpa backlight. Tapi sepertinya list chrome di sekeliling layarnya mengurangi kesan cakepnya. Ini menurut saya sih….Mungkin karena teringat hp Samsung terdahulu.

Perangkat ini sangat licin di tangan. Dengan layar berukuran 5,5 inch, memang terasa agak kebesaran di tangan saya dan karena licinnya itu, saya jadi agak hati-hati ketika memegangnya dengan satu tangan. Disarankan menggunakan casing biar tidak mudah jatuh atau setidaknya melindungi ketika perangkat terjatuh. Soalnya bukan hanya licin di tangan, saya letakkan di permukaan halus yang agak miring sedikit pasti meluncur, sudah kejadian dengan unit yang saya pegang ini meluncur jatuh ke lantai Tapi herannya tidak ada lecet sama sekali.

3Lsr004

Layar 5.5″ ini beresolusi Full HD dengan panel IPS. Viewing angle-nya sudah baik. Dibawah sinar matahari terik masih bisa terlihat dengan baik. Di mata saya, warna-nya juga bagus. Asyiknya, ada fitur splendid disini dimana kamu bisa mengatur temperatur warna, kontras, dan saturasi sesuai selera. Lalu secara default, di notification bar juga terdapat blue light filter yang gunanya untuk mengurangi radiasi sinar biru dari layar. Layarnya ini juga sudah dilengkapi dengan Gorilla Glass 3.

Untuk layar sentuhnya, saya tidak menemukan masalah over sensitif di perangkat ini ini seperti yang saya temukan di Zenfone 3 Max kemarin.

 

Fingerprint

Fingerprint sensor-nya ada dibelakang dan menurut saya kurang cepat. Tapi yang pasti akurat, saya jarang sekali gagal untuk melakukan unlock dengan fingerprint ini.

3Lsr005

 

Kamera Utama

Di atas fingerprint sensor ada kamera yang beresolusi 13MP, bukaannya f/2.0. Ukuran sensornya ⅓ inch dengan pixel size 1.12 micron. Sesuai dengan nama hp-nya, Asus memakai laser sebagai auto fokusnya. Jadi hanya mengandalkan laser ya, beda dengan beberapa tipe lainnya yang memakai TriTech AF.  

Auto fokusnya sendiri cepat, bisa diandalkan karena cukup akurat. Disini ada dual tone LED, dan ternyata diatasnya ada RGB Sensor biar white balance dan warna foto yang diambil akurat. Nah ini yang absen di Asus Zenfone 3 Max ZC553KL.

 

Seperti biasa, mode di kamera Asus ini cukup banyak. Ada mode full manual, yang pengaturannya cukup lengkap. Bisa mengontrol dari ISO, Shutter Speed, Focus, dan white balance. Ada super resolution yang pernah saya jelaskan di review Asus Zenfone 3 Max. Lalu ada fitur low light yang cukup impressive.

Yang juga menarik perhatian saya adalah adanya fitur Depth Of Field. Jadi lewat mode ini kita bisa mengatur tingkat Depth Of Field-nya. Fitur ini sebenarnya menggunakan software, dan terlihat kalau efek yang dihasilkan masih belum bagus.

Hasil cameranya cukup bagus. Cukup tajam juga untuk sebuah smartphone di kisaran harganya. Di indoor dalam kondisi low light juga lumayan. Walaupun sebetulnya masih dibawah ekspektasi saya, karena saya merasa hasilnya tidak terlalu jauh berbeda dengan kamera Asus Zenfone 3 Max yang harganya 2 juta.

Zenfone 3 Laser menggunakan sensor Sony IMX214 yang berarti sama dengan yang digunakan oleh Xiami Mi4, OnePlus One, atau Huawei P9 lite. Nah, kalau dibandingkan dengan HuaweiP9 lite, dynamic range dan warnanya terlihat lebih bagus di Huawei P9 Lite, walaupun memang perbedaanya tidak terlalu signifikan. Jadi memang faktor yang membuat hasil foto bagus itu bukan hanya di sensornya saja, masih ada faktor lainnya.

Kamera depan

Kamera depannya 8MP. Mode-nya juga banyak. Untuk hasilnya sendiri menurut saya termasuk baik untuk smartphone dikisaran harganya.

 

Video Recording

Kamera depan dan belakangnya dapat digunakan untuk merekam video maximal resolusi Full HD, dan keduanya dilengkapi dengan  EIS walaupun OIS absen disini. Asyiknya di kamera belakang bisa mengambil video dengan mode manual juga, tapi shutter speed-nya tidak bisa diatur secara manual

Yang bikin saya cukup kaget ternyata Asus Zenfone 3 Laser ini memiliki fitur slow motion juga di kamera belakang dan depannya. Tapi hasilnya tergolong biasa saja, resolusinya 720p dan yang jadi masalah juga yaitu hasilnya terlihat agak patah-patah, atau tidak halus.

Asus juga ada memberikan aplikasi laser ruler. Jadi kita bisa mengukur jarak dengan menggunakan teknologi laser-nya ini.

 

Spesifikasi & Performa

Asus Zenfone 3 Laser menggunakan prosesor Snapdragon 430 sebagai dapur pacu-nya. Processor Octa-Core 1.4Ghz ini berbasis Cortex-A53. Processor ini memang ditujukan untuk kelas mid to low end, dan menurut saya performanya cukup memuaskan. GPU-nya menggunakan Adreno 505 dengan RAM sebesar 4GB.

Main game berat atau ringan di mata saya tidak ada masalah. Game berat seperti Need For Speed No Limit masih cukup lancar dimainkan, walaupun memang frame rate-nya tidak sebagus di smartphone high end. Tapi kekurangannya, ketika digunakan untuk bermain game, hp ini cepat sekali terasa hangatnya. Diluar itu, saya cukup puas dengan performa multitaskingnya. Buka tutup banyak aplikasi terasa lancar.

 

Asus Zenfone 3 Laser ini menggunakan Zen UI khas Asus dengan versi android Marshmallow. Disini kamu tidak bisa menambah user baru, namun ada yang namanya fitur pinning apps. Jadi bisa pin satu aplikasi dan ketika di-pin, kamu tidak akan bisa pindah ke aplikasi lain, bahkan mau kembali ke home pun tidak bisa. Kalau di-close, akan secara otomatis masuk ke lock screen. Fitur ini cukup berguna ketika misalnya ada yang mau meminjam perangkat kamu dan kamu mau membatasi aksesnya.

ROM-nya sebesar 32GB, dan ada slot microSD. Tapi sayang slot-nya hybrid. Jadi kalau mau menggunakan dual SIM, microSD tidak akan bisa dimasukkan ke slotnya. Kedua slot-nya udah support 4G, tapi $G-nya hanya bisa diaktifkan salah satunya saja.

Speaker Asus Zenfone 3 Laser menggunakan teknologi 5-magnet seperti pada Zenfone 3. Tapi saya merasa suara speaker dari Zenfone 3 Laser ini tidak terlalu istimewa. Lalu ada juga audio wizard untuk mengatur settingan audio, dan untungnya juga ada mode outdoor, jadi mode ini dapat membuat suaranya lebih kencang sedikit ketika digunakan di outdoor.

 

Perangkat ini memiliki baterai berkapasitas sebesar 3,000 mAh. Untuk pemakaian saya yang jarang main game tapi suka browsing, buka social media dan foto-foto, perangkat ini bisa bertahan dari pagi sampai sekitar jam 8 malam. Dibutuhkan waktu lebih dari 3 jam untuk mengisi ulang baterai hp ini sampai full dari kondisi lowbatt.

Screenshot_20170125-210455

Kesimpulan

Menurut saya Zenfone 3 Laser ini cukup baik untuk sebuah smartphone di harga 3.3 juta. Tapi saya tidak terlalu terkesan seperti sewaktu menggunakan Asus Zenfone 3 Max ZC520TL. Mungkin karena saya melihat faktor harga dari Asus Zenfone 3 Max juga yang cukup murah. Yang cukup mengganggu yaitu bahan metalnya yang sangat licin. Tapi selebihnya memang sudah terbilang baik untuk kisaran harganya, apalagi RAMnya yang besar. Kalau mau jujur, saya lebih baik menabung sedikit lagi dan mengambil Asus Zenfone 3 ZE520KL. Dengan nambah sedikit, kita bisa mendapatkan spesifikasi dan fitur yang lebih baik, juga desain yang juga lebih cantik dan premium. Soalnya untuk desain saya malah lebih suka Zenfone 3 Max yang harganya 2 juta dibanding Zenfone 3 Laser ini.

What's your reaction?
Love It
0%
Interested
0%
Meh...
0%
What?
0%
Hate It
0%
Sad
0%
About The Author
Hengky
Karyawan kantoran yang demen ngobrol soal gadget terutama smartphone.

Leave a Response